Mencicipi Martabak Manis, ‘Mau Lagi’..

SHARE
Foto dok. Mau Lagi

Harianjakarta.com, Jakarta- Martabak yang memang sudah ada dari generasi ke generasi di Indonesia, yang sekarang sudah mengalami  perkembangan untuk adonan bahan dasar martabaknya juga pilihan topping-nya.

Salah satunya Martabak kualitas premium, Martabak Mau Lagi (ML) namanya, bisnis yang memiliki konsep tempat berjualan menggunakan kontainer ini buka pada pukul 12.00 WIB – 24.00 WIB berada persis di pinggir jalan,di depan Thamrin City, Jakarta Pusat, yang berdiri baru satu minggu yang lalu.

Martabak Mau Lagi,yang didirikan oleh tiga orang yaitu, Kevin Jong seorang pengusaha karoseri dan properti, Victor Wongso seorang profesional di sebuah perusahaan ritel di Indonesia dan Dr Gerry Adrian seorang dokter, mengawali bisnis ini karena mereka hobi makan martabak manis. “Kemudian kita ingin mencoba membuat martabak, dan akhirnya kita mendapatkan resep yang pas dan kita mencoba untuk dijual”, ungkap Kevin Jong salah satu pemilik martabak ML.

Nama martabak ML (Mau Lagi) memang sangat unik dan ‘catchy’, “Kita ingin mendapatkan nama yang menarik, kalau Mau Lagi .. orang kan menarik makanannya akan Mau Lagi..,” tutur Kevin.

Yang membedakan martabak ML dengan lainnya, selain bahan dasar adonannya menggunakan kualitas premium, martabak ML juga lebih memfokuskan penyajiannya martabak ‘klasik’ dengan rasa premium, artinya tekstur adonan dasarnya ‘original’ dan enak. Martabak  manis the best seller dengan varian rasa topping coklat, kacang, dan keju, sudah sangat familiar di lidah kita semua. Ada juga menu yang “jaman Now” misalnya, nutella, ovomaltine, dan crunchy caramel yang patut dicoba tentunya karena merupakan martabak spesial dari ML.

Range harga yang ditawarkan dari Rp65 ribu sampai Rp150 ribu. Mengingat ukuran loyang yg besar, sangat pas dinikmati ramai-ramai orang kantoran pada siang hari dan juga bareng teman dan keluarga pada malam hari.

Kevin mengungkapkan keinginan kedepannya, agar makanan martabak ini menjadi salah satu lini makanan yang bisa dinikmati oleh masyarakat Jakarta dan di Indonesia, dan dia berharap dari makanan kudapan martabak ini bisa di perkenalkan sampai luar negeri, sehingga ada yang namanya Indonesian Food Heritage yang setiap orang disana bisa menikmati martabak. “Dream- nya saya, Belgia punya wafel dan kenapa ngga.. Indonesia punya martabak”, tuturnya.

So.. Mau coba makan martabak ML..  topping mana yang kamu pilih? Langsung GO Food aja!