200 Pondok Pesantren Menghadiri Peluncuran Organisasi Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I)  

Jakarta, Harianjakarta.com – Bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah di Ulujami di hadiri 200 pondok pesantren sebagai Indonesia Gabungan para praktisi pesantren yang terlibat langsung sebagai pengasuh pondok pesantren, secara resmi meluncurkan organisasi Perhimpunan Pengasuh Pesantren Indonesia (P2I), Minggu (7/1/2018) di Pondok Pesantren Darunnajah, Cipulir Jakarta Selatan.

Lounching Organisasi  Perhimpunan pengasuh Pesantren Indonesia  dihadiri juga Menteri Agama,Ketua MUI KH Maruf Amin,
Pimpinan Gontor KH Hasan Abdullah Sahal,Direktur PD & Pondok Pesantren DR. Ahmad Zayadi,Prof DR Qomaruddin Hidayat
DR Yudi LatiefIrjen pol Drs. H. ARKIAN LUBIS, SH Jabatan Kakorbinmas Baharkam Polri

P2I dibentuk untuk membangun kapasitas dan kualitas pesantren agar memiliki daya saing kuat dan setara dengan satuan pendidikan lainnya di tingkat nasional maupun regional dan internasional serta berperan sebagai penyedia SDM yang unggul, terampil, berakhlak mulia dan berkhidmat untuk kesejahteraan bangsa,” ujar Ketua P2I, Dr. KH. M. Tata Taufik, M.Ag.

Ia menambahkan bahwa membangun sinergi antara pengasuh pondok pesantren sangat penting karena Indonesia ke depan sangat membutuhkan kita. Tugas kami membaca kemauan masyarakat dan merumuskan langkah-langkah yang cocok ke depan. Mudah-mudahan P2I menjadi tempat untuk membangun jiwa dan karakter sesuai dengan nilai-nilai luhur.

Saat yang sama, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifudin menilai eksistensi keberadaan pesantren tidak bisa lepas dengan keberadaan Indonesia. Jauh sebelum Indonesia merdeka pesantren sudah hadir di Indonesia. Dalam perjalanannya, ketika pesantren terus berkembang, banyak perguruan tinggi yang didirikan pesantren.

“Inilah ciri khas Indonesia yang tidak ada di luar negeri lainnya. Ulama-ulama di Indonesia dengan kearifannya mampu bersinergi. ini yang harus kita jaga. Kita jangan terjebak oleh hal-hal yang tidak produktif. Melalui P2I saya harap kemajuan yang dicapai tidak hanya bagi organisasi tetapi bagi umat di dunia. Semoga P2I memberikan manfaat dan maslahat bagi bangsa ini,” tuturnya.

Sementara itu, Irjen pol Drs. H. Arkian Lubis, SH, Kakorbinmas Baharkam Polri mengatakan, dibentuknya P2I pada prinsipnya Polri sangat mendukung apalagi untuk membantu mengatasi persoalan-persoalan bangsa.

Mari kita selalu bekerjasama dan hadapi bersama, baik dengan tangan, lisan maupun dengan hati. langkah-langkah pencegahan akan lebih baik sehingga akan menjadi kekuatan baru,” pungkasnya.(Budi)