Indonesian Twins Festival 2018 Akan Digelar di Mall Bassura City

SHARE

HARIANJAKARTA.com, Jakarta- aaYayasan Nakula Sadewa akan mengadakan acara “Indonesian Twins Festival 2018″. Acara ini diadakan dalam rangka HUT Yayasan ini ke 34 yang d dipimpin oleh Dr. Seto Mulyadi (Kak Seto) Yayasan Nakula Sadewa, sebuah yayasan yang diperuntukkan bagi para kembar di Indonesia khususnya membantu para kembar yang kurang beruntung baik secara ekonomi, psikologis, kesehatan dan sebagainya, selain itu menghimpun potensi para kembar untuk bisa disumbangkan pada bangsa dan negara.

“Yayasan ini didirikan berdasarkan angka pilihan, yakni angka dua atau didirikan pada angka yang serba dua. Tepatnya tanggal 22-2-1984 yang di sahkan di depan notaris tepat jam 22.22′.22” di Jalan Pati Unus No. 22 ,” ujar Ka Seto di acara press Conference di Jakarta, Kamis.(1/3).

“Ulang tahunnya selalu diperingati dengan perayaan Festival Kembar Indonesia yang terbuka untuk seluruh kembar di Tanah Air. Pada ulang tahun yang ke-35 nanti akan dibuat festival kembar Internasional di Bali,” tambah Kak Seto

“Waktu itu pernah memecahkan rekor MURI membentuk rantai kembar terpanjang di dunia dengan bergandengan tangan melingkari Monumen Nasional (Monas),” ujar Kak Seto.

Kak Seto berharap, nantinya akan diciptakan keadaan yang lebih bear lagi dan para kembar yang belum berhimpun bisa segera bergabung ke Yayasan Nakula Sadewa.

“Festival Anak Kembar ini akan dilaksanakan tanggal 4 Maret 2018 jam 15.00 – 17.30 bertempat si Mall Bassura Jalan Basuki Rahmat Jakarta Timur yang Akan diikuti puluhan pasangan kembar selain Jakarta dan sekitar Jabodetabek dan luar kota”, jelas Kak Seto

Acara ini terbuka untuk para kembar mulai dari bayi kembar sampai kakek-nenek kembar berhimpun bersama-sama.

“Yang tercatat selama ini sebanyak 8.000 pasangan kembar seluruh tanah air, ada kembar 2 hingga kembar 5. Yayasan Nakula Sadewa juga masuk dalam organiasai COMBO (Council of Multiple Birth Organization), organisasi kembar internasional yang termasuk unik Karena pengurusnya itu kembar dan ini jarang dijumpai di lain tempat yang kebanyakan di negara lain orang tuanya yang jadi pengurus,” ungkapnya.

Mereka para kembar dari negara lain mengatakan “kok bisa begitu kompaknya berkumpul dari berbagai usia para kembar ini memberikan semangat kepada para kembar”, ucap Kak Seto.

Festival Anak Kembar ini bertujuan periodik memperingati hari ulang tahun Yayasan Nakula Sadewa kemudian menunjukkan kemahiran para kembar Indonesia dan peduli pada upaya-upaya kegiatan social seperti bencana alam dengan mengirimkan tim untuk membantu masyarakat.

Kegiatan Festival Kembar ini juga ada hadiahnya, yang utama berupa piala, juga beberapa uang tunai untuk beasiswa bagi anak yang sekolah. Festival ini dinilai dari yang paling mirip dari segi wajah dan dari segi gaya.

Adapun Dewan juri yang dipilih juga mirip dari segi namanya yang kembar.

Di Festival Kembar Indonesia ini akan di tampilkan kemahiran para kembar berupa seni tari, akrobat, dan lain-lain. Potensi kembar ini perlu digali agar bisa bermanfaat. Festival Kembar ini menjadi daya tarik dengan adanya parade nantinya dengan menunjukkan keakraban, kebersamaan dan persatuan para kembar. (Budi)