Pameran Astindo Travel Fair 2018

HARIANJAKARTA.com, Jakarta-Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) mengadakan pameran Astindo Travel Fair 2018 yang resmi dibuka hari ini (2/3) digelar di Jakarta Convention Center (JCC) berlangsung mulai dari 2 hingga 4 Maret 2018.

Menurut Ketua Astindo Elly Hutabarat saat jumpa pers pembukaan Astindo Travel Fair 2017 (24/3) di Jakarta Convention Center mengatakan pada penyelenggaraan yang memasuki tahun ke delapan kali ini, Astindo Fair akan digelar dengan animo masyarakat yang semakin tinggi meningkat setiap tahunnya. Pameran ini memberikan kesempatan bagi traveller, khususnya warga Jakarta, untuk berburu tiket penerbangan dan paket wisata dengan harga yang lebih hemat.

“Sebagai pameran wisata terlengkap di Indonesia. Astindo Travel Fair tidak hanya menyuguhkan ragam produk liburan dalam dan luar negeri dengan hargat hemat saja, namun juga sebagai sarana informasi dan pusat transaksi perjalanan wisata maupun bisnis,” ujar Elly.

Dikatakan, namun dalam penyeleggaraan kali ini pengunjung dapat membeli paket liburan, paket khusus, dan tiket penerbangan dengan harga promosi sesuai dengan destinasi pilihan masing-masing dan mendapat referensi liburan hemat. Menariknya, pameran ini juga akan diikuti oleh berbagai pelaku industri pariwisata seperti hotel dan resort dari jaringan nasional dan internasional, destinasi, objek wisata dan sarana pendukung, maskapai dan cruise. Sedikitnya ada 150 booth yang disiapkan penyelenggara, termasuk travel agent dan 16 maskapai, serta badan promosi pariwisata internasional dan domestik.

“Selain peluang mendapatkan paket-paket menarik, pengunjung juga bekesempatan menyaksikan berbagai atraksi budaya yang akan ditampilkan oleh badan promosi pariwisata. Nanti akan ada paviliun Wonderful Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata yang diisi dengan atraksi budaya oleh Badan Promosi Pariwisata dari daerah-daerah termasuk 10 destinasi prioritas pemerintah,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Astindo Travel Fair 2018, Rudiana ketika ditanya target pengunjung dan transaksinya, mengatakan kami optimistis pameran perjalanan pariwisata pada tahun ini akan membukukan penjualan yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Kami membidik kenaikan transaksi 24% menjadi sekitar Rp200 miliar dibandingkan sales volume penjualan dalam pameran perjalanan wisata Astindo Travel Fair tahun lalu.

“Begitu juga kami berharap Astindo Travel Fair 2018 ini bisa mampu menembus angka pengunjung hingga 150 ribu orang. Nah, jadi capaian nilai transaksi ini (sales valume) ini diperoleh dari penjualan tiket (ticket issued) rute international dan domestik serta paket-paket wisata. Optimisme tersebut lantaran melihat perkembangan industri pariwisata yang cukup pesat dibandingkan pada acara serupa pada tahun lalu. Hal ini tampak dari destinasi yang kian beragam, objek pariwisata dan sarana pendukung, pertumbuhan hotel dan resort, cruise line dan lain-lain yang membuat minat berwisata semakin tinggi,” ungkap Rudiana. (iksan)