HARIANJAKARTA.COM, JAKARTA- Bertempat di Smesco lantai 4 Jalan Gatot Subroto Kav 94, Jakarta Selatan, hari ini digelar rakornas Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI), Rabu. (28/3/2018).

Narasumber yang akan diundang ada 3 Mentri terkait yakni Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal &Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo dengan tema ‘Kontribusi Pembangunan Desa Dalam Mensupport Pergerakan Ekspor Komoditi Pangan’.Menteri Pemuda dan Olahraga akan membawakan tema ‘Regenerasi Petani Muda Melalui Inovasi’.Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dengan tema ‘Memaksimalkan Peran Koperasi Untuk Kesejahteraan Petani.’

Di samping itu, dalam agenda Rakornas, akan dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kedutaan Inggris antara DPN HKTI dengan British Chamber of Commerce in Indonesia (BritCham) dan DPN Pemuda Tani HKTI dengan British Chamber of Commerce in Indonesia Young Professionals & Entrepreneurs Group (BritCham YPEG).

“Pelaku usaha pertanian dengan pemerintah yang diwakili oleh menteri-menteri terkait berkumpul dalam Rakornas kali ini ” ujar Rina Saadah selaku Ketua Pemuda Tani HKTI

Rina berharap dapat melahirkan bibit-bibit manusia yang berkualitas, yang juga sama-sama bercita-cita ingin mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai negara agraris terbesar dunia..

Pemuda Tani HKTI sendiri merupakan salah satu badan otonom dari HKTI yang dideklarasi pada 25 Agustus 2017 di Jakarta.

“Semoga niat tulus organisasi kami dengan dipimpin oleh Dewan Pengurus Nasional HKTI (DPN HKTI) Ketua Umum Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko dapat diterima oleh para pengusaha/konglomerat di Indonesia, karena niat dan kerja keras kami saja tidak akan cukup, tanpa diperoleh bantuan dari pelaku usaha/konglomerasi,” ujar Bendahara Umum Pemuda Tani HKTI, Jandi Mukianto.

Data BPS tahun 2015 mencatat, sektor pertanian lebih didominasi petani dengan usia lanjut. Kelompok petani usia di bawah 34 tahun hanya berjumlah 3,36 juta atau hanya 12,85 persen, dari total 26,14 juta rumah tangga petani.

Lanjut Jandi, rakornas kali ini mengambil tema “Dari Pemuda Untuk Pertanian Indonesia” dengan tiga tujuan.

Pertama, membangkitkan semangat pemuda untuk terjun ke dunia pertanian.

Kedua, meningkatkan profesi petani pada generasi muda. Dan ketiga, membangun kemitraan menuju produk unggulan pertanian.