Harianjakarta , Jakarta  — Komunitas Tionghoa  memiliki Sikap dan Pendapat Politik yang TIDAK SAMA. Tidak ada satupun tokoh atau organisasi yang bisa mengatasnamakan Komunitas Tionghoa atas suatu Pandangan
Dan Sikap Politik. Menyangkut pendapat politik dari komunitas Tionghoa yang ada di Indonesia biarlah menjadi hak pribadi masing-masing.

Hal ini disampaikan Ali Sutra yang mewakili Forum Tionghoa Nusantara (FORTIN) dalam press Conference yang berlangsung di Hotel Erian, Sabtu, menanggapi pernyataan sikap Forum Aspirasi Rakyat ( FORMAT) yang menyatakan *Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi* terkait dukungan mereka terhadap gerakan  *#2019GantiPresiden*. (26/5)

“Kekecewaan segilintir orang janganlah dijadikan dasar untuk membangun opini yang mengatasnamakan etnis tertentu
sangat tak elok dan berpotensi untuk merusak keharmonisan antar etnis bahkan didalam Etnis Tionghoa sendiri, ujarnya

Keberagaman pandangan dan pendapat harus dikelola menjadi suatu upaya dalam membangun bangsa Indonesia lebih konstruktif dan berkelanjutan.

Berdasarkan hal – hal tersebut kami dari Forum Tionghoa Nusantara meminta agar masyarakat Indonesia secara umum dan masyarakat Tionghoa secara khusus tidak terpengaruh atas pernyataan Forum Aspirasi Rakyat. Mari kita bersama bersatu dalam keberagaman pendapat dan pandangan politik.  Salurkan melalui hak pilih yang dijamin oleh Undang-undang. Tetap pilih pemimpin yang kita percaya dapat memberi dampak perubahan baik dan berkelanjutan bagi bangsa Indonesia yang kita cintai, pungkasnya.( Budi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here