Harianjakarta.com ,Jakarta  –Sepanjang tahun 2017, Kinerja keuangan Merck menunjukkan hasil positif yang terus berlanjut dan profit  yang terus tumbuh di tengah bergejolaknya kondisi ekonomi. Perseroan terus melanjutkan pertumbuhan, mengembangkan seluruh sumber daya dan memperluas pasar di dalam dan di luar negeri, mengembangkan bisnis utama, meningkatkan kapasitas produksi, menyesuaikan dan mengoptimalkan produksi dan operasional berdasarkan perm’mtaan pasar.

Hal ini disampaikan Dr Martin Feulner, Presiden Direktur PT Merck Tbk dalam press Conference Rapat Umum Pemegang Saham PT Merck Tbk, Senin, (25/6).

Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, terus berkomitmen dalam bisnis healthcare untuk memberikan pelayanan prima kepada pelanggan melalui peningkatan kapasitas, produk dan layanan yang inovatif, serta kontribusi sosial. Hal ini terlihat dari pencapaian di sepanjang tahun 2017, dimana Perseroan mencetak berbagai tonggak sejarah baru yang menunjukkan Fokus Baru untuk meraih tujuan yang lebih tinggi. Hari ini, Perseroan juga mendapat persetujuan Transaksi Material dari Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa mengenai rencana pengalihan segmen usaha Consumer Health oleh Perseroan.

‘Penjualan bersih perseroan di tahun 2017 meningkat 12% menjadi Rp 1,157 triliun dan laba bruto meningkat 8%  menjadi Rp 588 miliar. ° Pasar ekspor dl 2017 berkontribusi hingga 47%  dari total volume penjualan.  PT Merck Tbk melakukan divestasi segmen usaha Consumer Health sebagai implementasi dari strategi Merck KGaA yang berfokus pada inovasi di bidang sains dan teknologi.

Merck, perusahaan sains dan teknologi terkemuka, terus berkomitmen dalam bisnis healthcare untuk memberikan pelayanan prima kepada pelanggan melalui peningkatan kapasitas, produk dan layanan yang inovatif, serta kontribusi sosial. Hal ini terlihat dari pencapaian di sepanjang tahun 2017, dimana Perseroan mencetak berbagai tonggak sejarah baru yang menunjukkan Fokus Baru untuk meraih tujuan yang lebih tinggi. Hari ini, Perseroan juga mendapat persetujuan Transaksi Material dari Pemegang Saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa mengenai rencana pengalihan segmen usaha Consumer Health oleh Perseroan.

Selain adanya peningkatan pasar ekspor, sepanjang tahun 2017 Merck juga berhasil mencatat laba bruto sebesar Rp 588 miliar, meningkat 8% dibandingkan tahun 2016. Penjualan Merck juga naik 12%, dari Rp 1,03 triliun di tahun 2016 menjadi Rp1,157 trilyun di tahun 2017. Sementara itu, total aset Perseroan mencapai Rp847 miliar, meningkat 14% dan’ Rp744 milar pada 2016.

Penjualan segmen usaha obat resep (Biopharma) Merck tumbuh 14% di saat pasar hanya tumbuh 5,3%. Pertumbuhan ini telah memungkinkan Biopharma berkontribusi hingga 43% terhadap penjualan Perseroan di 2017. Sementara segmen usaha obat bebas (Consumer Health) Merck berhasil tumbuh 6,9% di tengah pasar yang sedang menghadapi berbagai tantangan dan berkontribusi hingga 48% terhadap penjua|an Perseroan.

Pada 19 April 2018, Merck KGaA sebagai pemegang saham pengendali final dari pemegang saham mayoritas PT Merck Tbk, telah berkomitmen untuk menjual segmen usaha Consumer Health secara global kepada Procter & Gamble (P&G), termasuk di Indonesia.

“Perseroan memastikan bahwa seluruh proses transaksi segmen usaha Consumer Health dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, untuk melindungi kepentlngan para pemegang saham dan karyawan. Kami yakm akan dapat menyesuaikan dirl dengan fokus baru, sekaiigus menjaga priorltas pertumbuhan blsnis dan terus berkomitmen menyediakan produk farmasi yang inovatlf dan berkualitas untuk meningkatkan serta memperbaiki kehidupan di Indonesia, ujar Dr.Martin Feulner.

Hari ini, Pemegang Saham PT Merck Tbk melalui Rapat Umum Pemegang Saham menyetujui Transaksi Material mengenai pengalihan segmen usaha Consumer Health kepada P&G dengan nilai transaksi sebesar 1,38 trilyun rupiah , tidak termasuk Piutang Usaha (Account Receivables), Utang Usaha serta aset dan kewajiban tertentu lainnya terkait segmen usaha CH.

PT Merck Tbk tetap menjalankan segmen usaha Consumer Health seperti biasa hingga  proses transaksi selesai yang ditargetkan rampung pada kuartal ke empat tahun 2018 . Setelah Rencana Transaksi dilakukan, dengan fasilitas produksi yang masih dimilikiusahanya Merck, Perseroan akan memfokuskan kegiatan usahanya pada operasi dan pengembangan segmen usaha Biopharma dan segmen usaha lainnya.( Budi)