Harianjakarta.com ,Jakarta — Pada hari Sabtu tanggal 30 Juni 2018, PT Bank Artha Graha lnternasional Tbk. (“Perseroan”) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bertempat di Gedung Artha Graha, Sudirman Central Business District, Jl. lend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan. Dalam RUPST tersebut secara musyawarah mufakat telah diputuskan mengangkat Christina Harapan, Abdul Harris Calvin Simbolon, Tomy Yongelis, dan lndrastomo Nugroho masing-masing sebagai Wakil Direktur Utama dan Direktur Perseroan. Serta Elizawatie Simon dan Nicolaus Eko Riwayanto sebagai Anggota Dewan Komisaris Perseroan dan Komisaris lndependen, sehingga susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris Komisaris Utama/Komisaris lndependen : Kiki Syahnakri
Wakil Komisaris Utama :‘Tomy Winata Wakil Komisaris Utama :Sugianto Kusuma Komisaris lndependen : Edijanto Komisaris : Richard Halim Kusuma*)
Komisaris : Elizawatiie Simon*) Komisaris lndependen : Nicolaus Eko Riwayanto*)

Direksi
Direktur Utama : Andy Kasih Wakil Direktur Utama : Christina Harapan*) Direktur ‘ : Andry Siantar
Direktur : Indra Sintung Budianto Direktur :Anas Latief Direktur (Direktur Kepatuhan dan : Abdul Harris Calvin Simbolon*) SKMR)
Direktur : Tomy Yongelis“)
Direktur : lndrastomo Nugroho“)

‘) Para Pengurus Perseroan yang belum diangkat belum diajukan Fit and Proper Test oleh Otoritas Jasa Keuangan

Bank Artha Graha merupakan salah satu bank nasional di Indonesia yang memiliki 107 jaringan, yang terdiri dari 34 Kantor Cabang, 64 Kantor Cabang Pembantu, 9 Kantor Kas, den 9 Payment Point yang tersebar di 22 kota dl seluruh lndonesia. Per Maret 2018 Perseroan tercatat menunjukkan kinerja yang cukup baik, yaitu berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp20.278 miliar, Perseroan mampu mencatatkan peningkatan aset dari sebesar Rp27,7 triliun pada tahun 2017 menjadi Rp28,1 triliun per Maret tahun 2018 atau tumbuh 0,4 triliun. Dari sisi rasio keuangan, Perseroan mencatatkan Capita| Adequacy Ratio (CAR) sebesar 17,50% dan Non Performing Loan (NPL) Netto 2,44%. ( Budi)