Ini Hasil Rapimnas DPP PKS 2018

Harianjakarta.com ,Jakarta –Partai Keadilan Sejahtera (PKS) baru saja merampungkan agenda Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang diikuti Pimpinan DPP dan seluruh Ketua Umum DPW PKS se-Indonesia di Kota Bogor, Jawa Barat.

Wakil Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi menjelaskan, Rapimnas PKS 2018 yang dihelat 20-22 Juli 2018 tersebut memiliki makna strategis jelang Pemilu Legislatif dan Presiden 2019. Dedi menyebut selain merupakan agenda rutin, Rapimnas 2018 digelar untuk melaporkan hasil pendaftaran Caleg periode 2019-2024.

“Yang terkini membahas kondisi politik nasional mutakhir baik Pileg maupun Pilpres dengan memerhatikan aspirasi atau suara konstituen PKS di seluruh Indonesia,” papar Dedi di bilangan Bogor, Jawa Barat, Ahad (22/7/2018).

Dedi melanjutkan, hasil dari Rapimnas
PKS 2018 berbentuk Rekomendasi Katulampa yang akan diserahkan kepada unsur DPTP yaitu Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman untuk dibawa ke Badan Pekerja Majelis Syuro PKS atau Dewan Pimpinan Tingkat Pusat.

Adapun hasil rekomendasi yang dibacakan oleh sekjen DPP PKS Mustafa Kamal bertempat di kantor DPP PKS ,Jakarta adalah sebagai berikut :

Pertama, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus dan kader PKS yang telah menuntaskan ketja-kerja besarnya dalam berjuang memenangkan di Pilkada Serentak tahun 2015, 2017 dan 2018.

Hal ini menunjukkan tiga modal dasar PKS yakni militansi kader, soliditas struktur dan kerja kolektif mesin politik PKS berjalan optimal dan efektif. Ini menjadi bekal yang sangat berarti bagi PKS untuk meraih kemenangan di Pemilu dan Pilpres 2019.

Kedua, kami juga mengucapkan terimakasih atas kerja keras dari seluruh pengurus dan kader yang telah ikut serta merampungkan pendaftaran Bakal Calon Anggota Dewan PKS. Alhamdulillah, atas kerja sama semua pihak, proses pendaftaran tersebut berjalan baik, lancar dan menggembirakan.

Ini bisa dilihat dari jumlah BCAD yang didaftarkan meningkat. Tahun 2019, PKS mendaftarkan 538 Caleg DPR RI (93,5%) atau meningkat 5,7°% dibandingkan tahun 2014 yang mendaftarkan 492 Caleg DPR R1 (81,8%). Kuota Caleg DPR R1 Perempuan juga mencapai 39,4% melampaui angka minimum 30%. Dan kuota dapil terpenuhi 100% (80 dapil). Semoga ini menjadi awal yang baik untuk langkah perjuangan kita semua

Ketiga, kami menerima aspirasi pengurus kader dan simpatisan PKS yang menginginkan agar ada penetapan lebih awal agar terbentuknya mitra koalisi untuk Pilpres 2019, paling lambat akhir bulan Juli 2018. Penetapan lebih awal ini akan memberikan waktu yang lebih bagi kader-kader PKS untuk bekerja menyukseskan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang diusung. Koalisi Pilprcs 2019 dibangun bersama mitra koalisi yang menjamin kader PKS bisa menjadi Calon Presiden atau Calon Wakil Presidcn. ( Budi)