Sleek Baby, Kampanyekan 1000 Hari Perlindungan Tumbuh Kembang Si Kecil

Jakarta – Bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2018, Sleek Baby menggelar diskusi #1000HariPerlindungan di Djakarta Theater, Jakarta. Seribu hari pertama/golden moment dimulai sejak janin terbentuk, hingga ia lahir dan berusia 2 tahun. “Pada fase ini terjadi pertumbuhan otak yang sangat pesat, pematangan saluran cerna, dan pembentukan kognitif,” ujar dr. Natia Anjasari, Sp.A dari Brawijaya Women and Children Hospital, Jakarta.

Pada masa seribu hari pertama, dibutuhkan perlindungan secara menyeluruh. Selain nutrisi dan stimulasi, kebersihan (higienitas) pun harus sangat diperhatikan. “Apapun makanan yang kita berikan pada bayi, kebersihan adalah nomor satu. Baik kebersihan makanan bayi, maupun peralatan makannya,” ujar dr. Natia. Akibat kurangnya asupan nutrisi, stimulasi, dan kebersihan dalam seribu hari pertama, bayi berisiko mengalami gangguan pertumbuhan yang optimal.

Kebersihan yang kurang terpelihara, membuat bayi rentan mengalami diare dan ISPA (infeksi saluran napas atas). Keduanya termasuk penyakit yang paling sering menjangkiti bayi. Meski asupan nutrisi bayi bagus, semuanya percuma bila bayi sakit-sakitan, karena nutrisi yang masuk terbuang percuma, atau hanya dipakai untuk penyembuhan. Pada akhirnya, risiko stunting mengintai.

Dr. Natia menekankan, orangtua harus membiasakan diri cuci tangan sejak punya bayi. Biasakanlah mencuci tangan sebelum memegang bayi, setelah membersihkan bayi, sebelum dan setelah memberika makan bayi, setelah memasak, dan lain-lain. “Menjaga kebersihan adalah hal yang paling murah dan mudah yang bisa kita lakukan,” tegas dr. Nartia.

Tidak perlu melarang anak bila ia memasukkan tangannya ke mulut, karena itu merupakan bagian dari tahapan tumbuh kembangnya. Ini adalah fase belajar normal. Yang penting, pastikan tangan anak selalu bersih.

Dr. Natia menyayangkan, banyak anak yang sakit hanya karena hal sepele. Misalnya karena orangtua lupa cuci tangan, atau anak memasukkan mainan/dot yang sudah jatuh ke mulutnya, tanpa dibersihkan dulu. “Itu yang paling sedih. Anak sudah dapat ASI dan MPASI bagus, tapi sakit-sakitan karena kebersihannya kurang,” tutur dr. Natia.

Jangan pula membiarkan bayi memakai popok tanpa diganti terlalu lama, jangan tunggu penuh baru diganti. Bila kulit kontak terlalu lama dengan popok yang sudah kotor oleh air seni atau feses, bisa terjadi diaper rash.

Artis dan juga ibu muda Chelsea Olivia sadar betul mengenai perlindungan hari pertama, dia menekankan untuk menjaga kebersihan demi kesehatan bayinya. Ia sendiri pernah ‘kecolongan’. Awalnya, ia hanya menggunakan baby laundry detergent untuk mencuci pakaian bayinya. “Ternyata baju saya dan bra juga harus dicuci dengan itu, karena ibu yang paling sering menggendong bayi,” ujar Chelsea.

Nastusha yang kini berusia 2 tahun 10 bulan, mulutnya pernah sampai merah-merah karena teriritasi pakaian Chelsea yang diuci dengan deterjen biasa. “Selama masih kasih ASI, baju dan bra harus dicuci juga dengan baby laundry detergent,” lanjutnya.

Chelsea untuk memiliki kriteria khusus untuk memilih perlindungan bagi Nastusha. “Yang pasti harus teruji klinis, food grade, dan ramah lingkungan. Semuanya ada di Sleek,” ujarnya. Apalagi, Nastusha sedang dalam periode memasukkan segala macam benda ke mulutnya. Maka, harus selalu sedia pembersih yang aman.

Lidwina Natalia, Brand Manager Sleek menjelaskan, Sleek Baby mengutamakan ketenangan dan kenyamanan hati para ibu. Oleh karenanya, Sleek Baby meluncurkan kampanye Perlindungan Hari Pertama. “Perlindungan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai 1000 hari pertama yang sangat berharga, apa perlindungan terbaik yang perlu dilakukan, serta rangkaian produk perlindungan yang paling tepat dan aman,” jelas Lidwina.

Produk Sleek menggunakan bahan-bahan alami untuk perlindungan, dan ada untuk mendukung setiap tahapan kebutuhan bayi. Rangkaian produk Sleek meliputi: Bottle, Nipple, & Accessories Cleanser, Baby Laundry Detergent, Antibacterial 2 in 1 Hair & Body Soap, Baby Diaper Clear, dan Foamy Hand Wash. “Bottle, Nipple, & Accessories Cleanser mengandung natural antibacterial, food grade, dan stain removal, untuk membersihkan peralatan bayi secara maksimal,” tutur Wina.

Sleek Baby Laundry Detergent menggunakan ekstrak kelapa dan antibakteri alami, yang lembut sehingga tidak membuat pakaian bayi jadi kasar. “Bisa dipakai untuk mesin cuci maupun cuci dengan tangan. Tapi lebih disarankan cuci pakai tangan, karena mesin cuci kan kita pakai bersama dengan baju dewasa,” ujar Wina. Tersedia juga dalam kemasan traveling yang mudah dibawa.
Untuk memandikan bayi, ada Sleek Antibacterial 2 in 1 Hair & Body Soap. Yang berbentuk foam cocok untuk bayi baru lahir, dan yang liquid untuk bayi yang lebih besar. Semuanya dari bahan alami, dan hipoalergenik.

Sleek Baby Diaper Clear mengandung bahan alami untuk mencegah diaper rash, dan Sleek Foamy Hand Wash penting untuk menjaga kebersihan tangan, tanpa membuat tangan menjadi kering.
Salah memilih deterjen untuk bayi bisa membuat kulit menjadi iritasi, karena kulit bayi sangat sensitif. “Bila kulit bayi teriritasi, bisa terjadi luka dan terjadi infeksi sekunder. Ini yang kita takutkan,” terang dr. Natia.

Ia melanjutkan, diaper cream hanya untuk dioleskan ke lipatan dan pantat bayi. “Jangan sampai kena area kelamin,” tegas dr. Natia. Bedak bayi juga tidak dianjurkan untuk mencegah diaper rash.
“Dengan adanya rangakaian produk Sleek Baby ini, diharapkan ibu akan dimudahkan dan bisa menggunakan produk yang tepat dan aman untuk memberikan pelindungan maksimal di 1000 hari pertama anaknya,” ucap Wina.