Tuty Adib: Mengangkat Tema ‘Lakuak Kumbuah’ di Ajang IMFW 2018

Jakarta – Tuty Adib seorang designer yang dikenal dengan nama brand-nya ‘Tuty Adib’, pada event Indonesia Modest Fashion Week 2018 (IMFD) akan menampilkan busana Modest Wear/ Busana Muslim, yang menggunakan bahan-bahan kain tenun balai panjang payakumbuh, kain lurik, taffeta, sateen brocade, brocade, dan bludru.

Hal ini terinspirasi dari Kota Payakumbuh yang memiliki kerajinan kain tenun tradisional khas suku Minang yang sering digunakan pada upacara adatnya. Keindahan dan potensi besar yang dimiliki Kain Tenun Payakumbuh ini berhasil menarik perhatian Tuty Adib. Saat mengunjungi Sentra Tenun Balai Panjang Payakumbuh, Tuly Adib diundang oleh lbu Dr. Hj. Henny Reza Falefi Ketua Dekranasda Payakumbuh untuk memberikan pelatihan dan juga memotifasi para pengrajin untuk semakin kreatif dalam mengembangkan motif kain tenun tradisional mereka agar mampu bersaing dikancah Fashion lnternasional. Dengan apresiasi tinggi pemerintah kota Payakumbuh, Tuty Adib sukses membawa kain tenun kedalam event Fashion Scot, London Fashion Week.

Pada Show ini pula Tuty Adib mengangkat kain tradisional ‘Tenun Balai Panjang Kota Payakumbuh Sumatra Barat, yang motif-motifnya memiliki ciri khas yang diambil dari kekayaan seni budaya, relief bangunan adat, juga flora, fauna, yang ada dikota Payakumbuh. Salah salunya adalah “Kumbu”, Kumbu adalah tanaman yang hidup rawa yang ada dipayakumbuh, yang kemudian dijadikan juga sebagai nama kota tersebut. Paya berani Rawa dan Kumbuh Tanaman yang hidup di rawa tersebut. ‘Lakuak Kumbuah’ berarti lekukan bunga kumbuh yang menjadi tema pada Show IMFW 2018.