Relawan JANGKAR-PAS Optimis Capai Target 33 Juta Relawan Dukung Prabowo- Sandi

Jakarta- Menghadapi pemilihan umum tahun 2019, Jaringan Anak Bangsa untuk Kedaulatan Rakyat Prabowo Sandi (JANGKAR PAS) menyatakan sikap diantaranya menolak segala bentuk kecurangan pemilu baik yang dilakukan di TPS maupun diluar TPS. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (27/10/2018) dalam acara Deklarasi Nasional dan Konferensi Pers Jangkar-PAS di Hotel Bidakara Pancoran, Jakarta Selatan.

Salman Dianda Anwar, Koordinator Umum JANGKAR PAS menjelaskan, JANGKAR PAS lahir dari gagasan para aktivis tahun 90-an untuk mengawal pelaksanaan Pilpres 2019 yang menjatuhkan pilihan pada Prabowo-Sandi agar ini berlangsung dengan jujur adil dan membahagiakan. Ia menargetkan sebanyak 33 juta Relawan JANGKAR PAS dapat diraih di seluruh Indonesia.

“JANGKAR PAS menolak segala bentuk kecurangan pemilu baik yang dilakukan di TPS maupun diluar TPS,” ungkap Salman Dianda Anwar, Koordinator Umum JANGKAR PAS.

Persoalan kohesivitas yang semakin meruncing, lanjut Salman, menyebabkan dirinya mengevaluasi dalam memilih pemimpin. Selain itu, dengan harapan adanya perubahan dan ekonomi semakin baik inilah yang menjadi dasar dirinya membentuk relawan ini. “Kami murni relawan dengan biaya sendiri. Ini merupakan hasil karya relawan yang ingin perubahan,” jelasnya.

Sementara itu, tim pemenangan Prabowo-Sandi Ferry Mursyidan Baldan berharap relawan JANGKAR PAS bisa menurunkan kadernya sampai ke tingkat desa. Ia juga meminta untuk berinisiatif, berkreasi, menyebarkan dan memasang berbagai atribut Prabowo-Sandi di semua tempat yang dapat dijangkau.

“Sebagai energi penggerak, relawan harus bisa memastikan tidak ada kecurangan di TPS, oleh karena itu perlu disiapkan relawan sampai ke tingkat desa,” pungkasnya.