Sabtu, 29 Oktober 2011 - 17:15:22 WIB Mantan Mensesneg: Freeport Sponsor Sparatisme di Papua Diposting oleh : axl/bhr
HarianJakarta.com - Gerakan sparatisme tidak bisa dilepaskan dari kepentingan asing. Asing-lah yang bermain di balik gerakan-gerakan sparatisme yang muncul di berbagai kawasan di tanah air.
Demikian disampaikan Bondan Gunawan. Dalam catatan Mensesneg era Presiden Gus Dur ini, Gerakan Aceh Merdeka (GAM) misalnya, mendapat biaya operasional dari mobil oil.
Bagaimana dengan Papua?
"Jelas, siapa lagi jika bukan Freeport," sebut Bondan kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Sabtu, 29/10).
Bondan lalu memberi contoh lain. Gerakan demonstrasi anti Moammar Khadafi di Libya sampai mampu menggulingkannya tak lepas dari provokasi NATO. Kepentingannya, untuk menguasai minyak Libya.
Kepentingan untuk menguasai emas di Papua-lah, lanjut Bondan, kepentingan utama asing mensponsori gerakan-gerakan sparatisme di sana.
Pemerintah dalam hemat Bondan, tak melakukan apa-apa. Sikap tak mau berupaya mengamankan lahan-lahan emas dan mengolanya sendiri merupakan sikap salah yang dilakukan Pemerintah.
"Pemerintah cuma mau enak saja, padahal rakyat akhirnya yang terlantar," demkian Bondan
 0 Komentar :
Isi Komentar :
|